Silahkan tunggu. Kami sedang menyimpan data anda...
Jangan tutup browser anda.
Indonesia | English Tentang Kami | Berita | Artikel | FAQ | Kontak
Artikel
Memilih KPR
02/Aug/2014

Membeli rumah tidak selalu harus menggunakan uang tunai, banyak sekali investor lebih memilih dengan cara mencicil dengan menggunakan kredit Pemilikan rumah atau KPR. Bagi yang belum terbiasa untuk mengambil KPR biasanya beranggapan untuk mendapatkan KPR prosesnya berbelit - belit dan akan memakan waktu yang lama. Kenyataanya untuk membeli rumah menggunakan KPR sangatlah mudah dengan catatan anda harus teliti untuk mengambil KPR dari bank yang terpercaya.


Perlu diperhatikan dalam memilih KPR berapa besarnya bunga, apakah ada penalti bila pelunasan KPR dipercepat, bila ada berapa besarnya penalti, berapa besar biaya notarisnya dan juga perlu diperhatikan besaran biaya - biaya lainnya. Intinya anda harus membandingkan total seluruh biaya yang harus dikeluarkan.


Bila anda ingin proses KPR cepat dan tidak ribet sebaiknya perhatikanlah faktor - faktor berikut:


1. Tidak memilih bank yang menerapkan persyaratan yang sangat ketat dan akan membuat anda pusing dalam pengurusan KPR. Biasanya bank pemerintah akan meminta persyaratan yang super ketat dan plafon maksimal yang diberikan juga lebih kecil bila dibandingkan dengan bank swasta. Selain ketat bank pemerintah juga terkenal akan proses yang lambat dalam pengurusan KPR dibandingkan bank - bank swasta. Bank pemerintah biasanya membutuhkan waktu lebih dari satu bulan untuk memproses KPR, bandingkan dengan bank - bank swasta yang hanya membutuhkan waktu antara dua sampai dengan 4 minggu saja.


2. Bank swasta jauh lebih baik dalam waktu pengurusan KPR, tetapi anda tetap diharuskan untuk menyeleksi produk kpr yang ditawarkan mereka. Beberapa produk KPR memang menarik tetapi anda akan menjumpai pula produk KPR dengan bunga yang tinggi dan plafon kredit yang tidak begitu besar. Biasanya ini tergantung dari keadaan bank tersebut, bila pada saat itu kredit macet sedang meningkat mereka akan lebih memperketat persyaratan, plafon dan bunga bank akan lebih tinggi.


3. Berapa lama tenor yang diberikan, bila tenor yang diberikan lebih panjang dari rata - rata ini akan membantu anda memperingan jumlah cicilan di tahun awal kredit pemilikan rumah. Semakin panjang tenor akan semakin kecil jumlah cicilan yang wajib anda bayar. Lama cicilan rata - rata adalah 15 tahun, namun ada beberapa bank yang memberikan tenor sampai dengan 20 tahun.


4. Semua bank akan menawarkan promo bunga KPR untuk bisa menarik nasabah baru. Sebaiknya perhatikan berapa lama anda akan diberikan promo bunga tersebut apakah hanya tahun pertama, atau tahun pertama dan kedua. Lalu perhatikan berapa bunga standar setelah masa promo tersebut. Jangan memutuskan mengambil KPR dengan bunga promo murah, tetapi setelah itu bunga yang harus anda bayarkan diatas rata - rata.


5. Ketika bernegosiasi dengan marketing KPR bank, anda tidak perlu malu untuk melakukan negosiasi dan penawaran. Semua tawaran mereka biasanya masih bisa ditawar, beberapa contoh biaya yang bisa ditawar adalah biaya asuransi, provisi dan notaris.


Semoga artikel ini bisa membantu dalam menentukan KPR yang tepat bagi anda.

Kembali