Silahkan tunggu. Kami sedang menyimpan data anda...
Jangan tutup browser anda.
Indonesia | English Tentang Kami | Berita | Artikel | FAQ | Kontak
Artikel
Membeli Properti Melalui Lelang Pengadilan
25/Oct/2014

Membeli properti melalui broker atau agen properti adalah hal biasa. Pernahkan terpikirkan oleh anda untuk membeli properti melalui lelang pengadilan? Kalau belum  pernah, ada baiknya anda mulai mempertimbangkan membeli properti melalui balai lelang. Properti yang dilelang memberikan beberapa keuntungan yang tidak akan didapat bila membeli properti secara langsung dari pemiliknya.


Properti yang dilelang melalui balai lelang biasanya adalah properti sitaan oleh Bank dari pemilik lama yang tidak sanggup lagi membayar kredit pemilikan rumah atau KPR. Sebelum di lelang Bank akan memastikan kepastian hukum dan kelengkapan dokomenya seperti PBB, IMB, Serta kelengkapan sertifikat tanah. Ini merupakan beberapa keuntungan membeli properti hasil sitaan.


Selain kelengkapan dokumen juga anda berpeluang untuk membeli properti dengan harga yang jauh lebih murah daripada harga di pasaran. Metode pembelian lewat lelang, anda tidak berhubungan langsung dengan pemilik aset properti tersebut, namun cukup dengan mendatangi balai lelang yang ditunjuk oleh KPKNL (Kantor Pelayanan kekayaan Negara dan Lelang).


Anda bisa menemukan informasi properti yang dilelang melalui iklan di media masa atau melihat daftar properti yang dilelang di tempat balai lelang.


Untuk mengikuti lelang biasanya anda harus memberikan deposit senilai 20% dari harga properti yang ditawarkan dan bila anda tidak memenangkan lelang uang deposit tersebut akan dikembalikan kepada anda secara utuh. Jika anda memenangkan lelang, anda diwajibkan untuk melunasi seluruh biaya pembayaran dalam waktu 3 hari kerja.


KPKNL akan menyetorkan pembayaran tersebut ke Bank dan mengeluarkan risalah lelang. Pemenang kemudian membawa risalah lelang tersebut ke Bank untuk mengambil kelengkapan dokumen properti.


Tips membeli properti melaluli lelang pengadilan:


1. Anda harus memastikan properti dalam keadaan kosong, pada prakteknya seringkali objek lelang masih ditempati oleh pemiliknya dan bukan perkara mudah untuk "mengusir" mereka bila anda memenangkan lelang.


2. Anda harus mengetahui secara pasti berapa biaya yang harus anda keluarkan bila memenangkan lelang. Apakah anda harus merenovasi rumah ataupun bila anda harus mengeluarkan biaya - biaya lainnya.


Artikel Properti oleh Hallo Property

Kembali